Tiga Tokoh Sulut Duduki Posisi Strategis di Pertamina Group, Putra Daerah Berkiprah

Tiga Tokoh Sulut Duduki Posisi Strategis di Pertamina Group, Putra Daerah Berkiprah

SULUT - Sulawesi Utara patut berbangga. Tiga putra-putri terbaik asal “Bumi Nyiur Melambai” kini dipercaya menempati kursi strategis di Pertamina Group, perusahaan energi terbesar di Indonesia.

Nama Simon Aloysius Mantiri menjadi catatan sejarah tersendiri. Ia resmi dilantik sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) pada 4 November 2024, sekaligus menjadi sosok pertama dari Sulut yang berhasil menduduki jabatan puncak di tubuh Pertamina. 

Dengan segudang pengalaman lintas sektor, Simon membawa visi memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan Pertamina tetap kokoh sebagai pemain utama di industri migas global.

Kebanggaan berikutnya datang dari sosok perempuan Sulut, Conny Lolyta Rumondor. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada 27 Agustus 2025, Conny resmi ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), subholding gas Pertamina. 

Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan warna baru dalam pengawasan dan tata kelola bisnis gas bumi nasional.

Tak berhenti di situ, Pertamina Group juga mempercayakan posisi Komisaris Pertamina Gas (Pertagas) kepada putra Langowan, Minahasa, Hanny Joost Pajouw. 

Ia resmi menduduki jabatan tersebut sejak 4 Juli 2025. Kehadiran Hanny diyakini akan memperkuat sinergi bisnis transportasi gas bumi yang berperan vital menopang industri dalam negeri.

Penunjukan tiga tokoh asal Sulut ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, melainkan juga simbol pengakuan bahwa putra-putri daerah mampu memberikan kontribusi besar dalam sektor energi nasional.

Lebih dari sekadar prestasi, capaian ini menjadi sumber kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berjuang, berprestasi, dan menembus panggung nasional bahkan internasional.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index